Apa Penyebab Lupus

Apa Penyebab Lupus – Karena pemahaman terhadap penyakit lupus masih samar-samar, ada yang menyangka bahwa lupus adalah penyakit keturunan, menular dan penyakit aneh. Lupus bukan penyakit infeksi, dan karenanya lupus tidak menular.

Penyebab Penyakit Lupus

Pada tubuh penderita lupus terhadap unsur genetika yang menentukan kepekaan untuk timbulnya penyakit jika yang bersangtkutan terpapar, faktor pencetus yang bersifat fisik, seperti virus tertentu, teriknya sinar matahari,cat ramb8ut, asap rokok, zat warna (rhodamin), pengawet makanan, obat-obatan (anti TBC, sulfa, pil, suntikan KB, antihipertensi, antiayan), atau setelah melakukan aktivitas fisik yang menimbulkan kelelahan. Apa Penyebab Lupus? Pencetus penyebab penyakit lupus  dapat pula berasal dari faktor non fisik berupa stres emosional yang berat seperti kecemasan, rasa sedih, dan marah. Apa Penyebab Lupus? Kemungkinan Faktor pencetus penyebab penyakit lupus itulah yang akan mengaktifkan gen dimaksud sehingga diproduksi zat anti yang melawan jaringan tubuhnya sendiri.

Apa Penyebab Lupus

Apa Penyebab Lupus

Pengobatan Penyakit Lupus

Pengobatan penyakit lupus sampai saat ini masih mengandalkan steroid (prednisolon) dan bebeapa obat lain (imunosupresan) yang tadinya hanya digunakan untuk mengatasi reaksi yang dialami pasien cangkok organ.

Jika digunakan secara tepat, kombinasi obat-obatan tersebut dapat mengatasi kondisi kritis. Penderita lupus kemungkinan bisa hidup normal biloa mereka berobat atau melakukan kontrol secara teratur. Jangan jadi dokter sendiri, lakukan terapi sesuai anjuran dan carilah sumber-sumber yang tepat. Penyebab pasti dari penyakit lupus sampai sekarang belum diketahui, namun penyakit tersebut lebih banyak menyerang kaum wanita, berusia antara 20-40 tahun. Dari kasus kematian karena penyakit lupus, penyebab tidak tertolongnya jiwa mereka dikarenakan penyakit tersebut terlambat diketahui. Walaupun tidak seganas kanker, angka kematiannya sebanding dengan penyakit jantung koroner. Dampak penyakit lupus terhadap kualitas hidup sangat besar, apalagi karena sebagian besar penderitanya adalah wanita usia produktif.

Hingga saat ini penyebab penyakit lupus masih menjadi misteri di kalangan medis. Kecuali untuk jenis penyakit lupus yang disebabkan oleh rekasi obat, penyebab penyakit lupus yang pasti hingga saat ini masih belum diketahui secara jelas. Dan perdebatan masih saja terjadi untuk mengetahui penyebab penyakit lupus. Sekitar 90% penderita penyakit lupus adalah wanita yang bisa diindikasikan bahwa kemungkinan penyakit ini berhubungan dengan adanya suatu hormon pada wanita. Menstruasi, menopause wanita dan masa melahirkan bisa saja menjadi pemicu dari munculnya penyakit lupus. Dan sekitar 80% penderita penyakit lupus kemudian mengembangkan penyakit ini pada usia 15 tahun-45 tahun.

Diagnosis Penyakit Lupus

Diagnosis yang dilakukan pada penyak lupus ini adalah manifestasi lupus yang terjadi yang bisa meniru penyakit autoimun yang lain misalnya adalah multiple sclerosis, dan juga penyakit rematik sehingga menjadi semakin sulit dalam menegakkan diagnosis. Saar ini tidak ada suatu tes tunggal yang bis amembantu memastikan apakah seseorang menderita penyakit lupus. Diagnosis ini bisa ditegakkan lewat pemeriksaan komprehensif yang bisa mempertimbangkan semua gejala dari penyakit lupus dan riawayat penyakit yang terjdi.

Perawatan dari penyakit lupus sendiri bertujuan untuk membantu mengurangi terjadinya suatu peradangan dan membantu menekan sistem kekebalan tubuh yang aktif dengan berlebihan. Obat-obatan yang paling banyak digunakan adalah obat penyakit lupus jenis NSAID atau obat anti inflamasi non-steroud, obat antimalaria dan steroid. Obat penyakit lupus ini kemudian diberikan dengan sendiri-sendiri atau tunggal atau dalam kombinasi. Dalam kasus yang lebih parah, obat penekan dari imun misalnya seperti ctoxan, azathioprine dan methotrexate kemungkinan bisa juga diberikan.

Tips sederhana yang bisa dilakukan untuk menghindari sinar matahari yang bisa membuat gejala penyakit lupus menjadi semakin parah adalah :

  1. Hindarilah sinar matahari di siang hari. Intensitas dari cahaya UV di waktu siang hari biasanya mencapai titik puncak. Beberapa ahli menyarankan untuk menghindari sinar matahari yang terjadi pada pukul 10 pagi sampai 4 sore, jika memang masih memungkinkan.
  2. Menggunakan pakaian panjang yang benar. Jika memang Anda diharuskan keluar di tengah hari musim panas, maka sebaiknya jangan keluar menggunakan tanktop atau menggunakan celana pendek, sebaiknya pakailah topi dengan ukuran tepi yang lebar, pakaian yang longgar dan berlengan panjang serta celana yang panjang.
  3. Kemudian mematikan sumber-sumber dari sinar UV yang lain. Dan termasuk salah satunya adalah lampu neon, lampu halogen serta lainnya.
  4. Menggunakan obat-obatan yang diresepkan oleh dokter. Jika Anda mengambil obat untuk membantu memperbaiki kulit Anda, pastikan bahwa Anda melakukan sesuai dengan petunjuk dokter.
  5. Mengetahui apa yang Anda ambil. Sebagai penjelasan diatas, beberapa jenis obat biasanya akan membuat kondisi kulit Anda, termasuk salah satunya adalah obat yang digunakan dalam membantu mengobati penyakit lupus, misalnya adalah seperti obat anti-inflamasi jadi sebaiknya pilihlah jenis obat yang sesuai dengan kondisi tubuh Anda.
  6. Sebaiknya berhati-hatilah dalam memiluh jenis produk make up. Dan sebaiknya memilih jenis prodyk make up yang berasal dari merek-merek terbaik yang mengandung pelindung UV serta hypoallergenic.
  7. Menggunakan sunscreen. Jika setelah menghindari paparan sinar matahari dan menggunakan pakaian dengan benar, mengaplikasikan tabir surya adalah salah satu bentuk pertahanan yang lain. Tabir surya bisa membantu menyerap dan juga menghamburkan cahaya UV. Semua tergantung dari bahan kimia apa yang ada di dalam ramuan Anda. Menggunakan jumlahnya dengan benar.

Apa Penyebab Lupus


=====================================

>>> Jeli Gamat Luxor Untuk Mengatasi Penyakit Penyakit Lupus dan Penyakit Lainnya, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Penyebab Penyakit Lupus and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>